"Ngga mimpimu itu terlalu tinggi deh, realistis aja.." Lalu 10 hari kemudian "Ngga beranilah buat bermimpi setinggi angkasa, Tuhan kita besar dan hebat. Apa iya kamu mau mimpimu cuman sederhana kayak gitu?" Hey bitch.. Are you fucking kidding me? Then I heard again. "Jadilah dirimu sendiri ngga, gak usah mikirin apa kata orang" 10 HARI KEMUDIAN "Ngga kamu ya harus nyesuain dong, orang-orang gak suka kalau kamu kayak gitu" Bitch please... "Alon-alon asal kelakon" Nah "Lebih cepat lebih baik"
So, the most wise man told me about this.. "Semua itu ada waktunya, kapan kamu harus A dan B. Ini semua soal time-ing" Yayayaya Got it, fool? Saya hanya tidak pernah tepat, mungkin itu saja permasalahan utamanya. Tapi terkadang saya bingung. Si A bilang qwerty lalu si B bilang uiop nah ada juga si C malah bilang asdfg. Apa saya harus menggunakan "Jadilah dirimu sendiri" atau "Ngga kamu harus nyesuain" ??
Sering ada permasalahan seperti itu yang saya temui dan itu membuat saya gila hingga akhirnya sekarang saya benar-benar membenci diri saya sendiri.. Lalu ketika ingat kedua orang tua saya. Fuck Off! I'm so stupid!! Penyesalan tiada akhir. Saya menyesal telah membenci diri saya sendiri, saya ciptaan Yang Maha Kuasa dan kesayangan dari kedua orang tua saya.
Intinya, apakah saya labil? Jika tidak labil maka saya akan selalu mengambil jawaban A dan B + C akan selalu menyalahkan jawaban saya.
J A D I A P A Y A N G H A R U S S A Y A P E R B U A T ?
Aku hanya bingung dengan segala opsi yang ada........ Apakah saya gila? Mungkin terlalu memikirkan masalah ini. Apakah saya harus bertindak luweh? Jika begitu akan lebih menyenangnkan!
I live.... Between Hell Heaven.
Sabtu, 24 Januari 2015
Rabu, 24 Desember 2014
Epilog Of This Tough Season
Epilog.... The story has finished, 2014. Tough year for me because there's so many things happen. Up and Down but I'm feel too much downside of this year. I know this is the best story, created by God. I can write all of my story and it will be a novel then I can get easy greenies nigg' but I don't know why.. I don't wanna to write all of my story, I just wanna write shit again. Shit-Shit and Shit yeah this year is full of shit,
Am I wrong? This just about Perspective.. Nobody goes there anymore. It's too crowded, but life must goes on when everything happen, Got it?
Sedikit cerita untuk tahun 2014.. Mungkin ini adalah tahun yang sangat menyebalkan. Banyak hal yang tidak aku inginkan terjadi di tahun ini dan aku malas untuk mengungkapkan cerita satu demi satu setiap bulan bahkan minggu atau hari demi hari yang aku jalani. Tapi aku berhenti sejenak dipersimpangan jalan kehidupan. Sejenak menghela nafas dan melihat kembali apa yang aku sudah lewati selama 1 tahun ini. Yes I'm.. Toughness mthrfckr around. Aku tidak menyangkan bisa melewati ini semua meskipun pada garis finish di akhir tahun ini aku benar-benar terluka. Benar sekali, penuh luka, goresan, lebam yang menghitam dan masih banyak hal lain yang tidak ingin aku ingat. Aku sudah tidak tahu tentang apalagi yang akan aku sampaikan pada epilog kali ini jikapun ada, mungkin sudah tidak ada dan aku benar-benar tidak ingin mengingat tahun ini.......
Tapi dibalik itu semua memang tersirat banyak hal yang benar-benar memberikan ku pelajaran yang berharga. Tersisa beberapa hari untuk menulusuri tentang pelajaran berharga itu, tapi aku sisakan 1 hari untuk menikmati Natal bersama keluargaku dan ada sesuatu yang mengganjal, aku tidak tahu apa.. Tapi ini benar-benar mengganggu. Mungkin hanya perasaan saja, aku merasa jauh dari Tuhan pada tahun ini meskipun aku telah mencoba melakukan banyak kebaikan. Dapatkah kalian ber-opini? Sudahlah aku mulai lelah dengan semua hal tentang dunia, biarkan aku beristirahat sejenak. Selamat malam akhir tahun sebelum benar-benar berakhir.
I'm feeling hungry, Then? I must go now.. Epilog Of This Tough Season. Wait...... Mungkin banyak tulisanku yang benar-benar belum terselesaikan, ah biarkan saja itu menjadi pelengkap sekaligus penutup jurnal tahun ini. Mari kita mulai yang baru, esok, pasti, kembali, secepatnya, sampai jumpa, kapan, akan berakhir, tulisan, ini, stop.
"Some say if you break down. Then you touch ground. Then you're dropped down.. Then you got a lot to learn. Keep it Up!"
Am I wrong? This just about Perspective.. Nobody goes there anymore. It's too crowded, but life must goes on when everything happen, Got it?
Sedikit cerita untuk tahun 2014.. Mungkin ini adalah tahun yang sangat menyebalkan. Banyak hal yang tidak aku inginkan terjadi di tahun ini dan aku malas untuk mengungkapkan cerita satu demi satu setiap bulan bahkan minggu atau hari demi hari yang aku jalani. Tapi aku berhenti sejenak dipersimpangan jalan kehidupan. Sejenak menghela nafas dan melihat kembali apa yang aku sudah lewati selama 1 tahun ini. Yes I'm.. Toughness mthrfckr around. Aku tidak menyangkan bisa melewati ini semua meskipun pada garis finish di akhir tahun ini aku benar-benar terluka. Benar sekali, penuh luka, goresan, lebam yang menghitam dan masih banyak hal lain yang tidak ingin aku ingat. Aku sudah tidak tahu tentang apalagi yang akan aku sampaikan pada epilog kali ini jikapun ada, mungkin sudah tidak ada dan aku benar-benar tidak ingin mengingat tahun ini.......
Tapi dibalik itu semua memang tersirat banyak hal yang benar-benar memberikan ku pelajaran yang berharga. Tersisa beberapa hari untuk menulusuri tentang pelajaran berharga itu, tapi aku sisakan 1 hari untuk menikmati Natal bersama keluargaku dan ada sesuatu yang mengganjal, aku tidak tahu apa.. Tapi ini benar-benar mengganggu. Mungkin hanya perasaan saja, aku merasa jauh dari Tuhan pada tahun ini meskipun aku telah mencoba melakukan banyak kebaikan. Dapatkah kalian ber-opini? Sudahlah aku mulai lelah dengan semua hal tentang dunia, biarkan aku beristirahat sejenak. Selamat malam akhir tahun sebelum benar-benar berakhir.
I'm feeling hungry, Then? I must go now.. Epilog Of This Tough Season. Wait...... Mungkin banyak tulisanku yang benar-benar belum terselesaikan, ah biarkan saja itu menjadi pelengkap sekaligus penutup jurnal tahun ini. Mari kita mulai yang baru, esok, pasti, kembali, secepatnya, sampai jumpa, kapan, akan berakhir, tulisan, ini, stop.
"Some say if you break down. Then you touch ground. Then you're dropped down.. Then you got a lot to learn. Keep it Up!"
Sabtu, 22 November 2014
Jalan Kecil Bernama Harapan
Saya membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memikirkan judul tersebut.. Jalan Kecil Bernama Harapan. Kenapa jalan? Kenapa kecil? Kenapa bernama? Kenapa harapan? Manusia adalah makhluk yang hebat dan saya suka dengan hal mendasar dari kita yaitu pengetahuan. Oke sejenak kita lupakan, mari sedikit bercerita. 6 bulan terakhir ini saya merasakan kehidupan yang sangat amat mendatar, bahagia tentu, bersyukur pasti, sedih ada kalanya. Aku merasakan sesuatu yang berbeda entah sejak apa ini dimulai tapi aku merasa hidup ini semakin mendatar dan semakin rumit. Hal yang biasa aku lakukan untuk mendapatkan kebahagiaan kini hanya menjadi sesuatu yang membosankan. Banyak hal yang berubah, termasuk diriku bahkan teman-teman disekolah merindukan diri saya yang dulu. Ada apa dengan saya? Tidak terjadi apa-apa, saya hanya berusaha melewati Jalan Kecil Bernama Harapan. Tersadar sekarang sudah menjadi final untuk saya pada jenjang SMA dan waktu terasa begitu cepat. Kini saya sudah ada di dunia 17 tahun lebih 4 bulan, masih belia namun sudah dirasa tua untuk memutuskan dengan jalan kehidupan yang akan aku tempuh untuk 4 tahun kedepan, lebih tepatnya masa kuliah dimana semuanya akan berubah lebih cepat dan drastis. Ya memang benar banyak teman-teman saya yang merasa ketakutan dengan PTN, UN dan masa depan.. What's wrong? Mereka terlalu khawatir dengan masa depan, padahal ada hal lebih penting yang seharusnya kalian lakukan daripada membuang waktu untuk memikirkan hal yang masih abstrak. Entah kenapa pagi ini saya mendapatkan banyak inspirasi namun tidak semuanya akan saya tuangkan pada tulisan ini, terkadang saya merasa sangat menyesal jika saya mengeluh dengan kebosanan yang melanda hidup saya dan Tuhan selalu memberikan pencerahan dengan mereka yang hidupnya kurang beruntung. Banyak di jalanan, anak-anak dan orang tua yang harus bekerja keras untuk tetap bertahan hidup dan ketika saya melihat mereka.. Ternyata kehidupan yang datar ini sungguh sangat harus disyukuri, mereka tidak seberuntung aku yang bisa makan 3x sehari, sekolah, memakai baju yang pantas, dan tidak harus mengais rezeki untuk tetap bertahan hidup. Terkadang ada hal yang lebih mendasar dengan orang-orang difabel, bersyukur dengan anggota tubuh yang lengkap dan saya masih bisa melakukan berbagai aktivitas. Tulisan ini sudah terlalu panjang, mungkin sangat malas untuk membaca tulisan ini, tapi mungkin hanya ini yang aku bisa lakukan untuk tetap mengingatkan akan pentingnya bersyukur.. Bersyukurlah! Sekecil apapun harapan yang kalian miliki, tetap optimis dan jangan pernah kalah sebelum bertanding. Selamat pagi, selamat berjuang, semoga kita bisa saling berbagi kebahagiaan dengan sesama... Apa hubunganya dengan Jalan Kecil Bernama Harapan? Itulah hal tersirat dalam tulisan ini, semoga kalian menemukan apa yang kalian butuhkan.
Sabtu, 01 November 2014
St.Jimmy vs KrunK
Sampai saat ini aku masih tetap menulis.. Ketika aku tahu di luar garis masih ada garis dan aku mulai termenung. Cukup lama dalam waktu nyata sehingga bisa disimpulkan bahwa tulisan ini tertunda cukup lama hingga akhirnya membusuk ketika kamu akan membuktikan sesuatu dan pada akhirnya aku tahu bahwa sesungguhnya hingga akhir kalimat ini.................................... Tidak ada yang perlu dibutuhkan. Butuhkan ? Buktikanlah supaya aku disangka pembohong pemungut sampah, seberapa keras aku mencoba untuk membuktikanya.. Pada akhirnya label sampah tetap melekat dan tidak akan hilang, bukan hanya soal perasaan tapi fakta dan realita membunuhku. St.Jimmy, seseorang yang cukup banyak merubah masa muda-ku pernah berkata "Kamu adalah pecundang di antara para pemenang". Namun sosok baru bernama KrunK berkata lain "Aku adalah pecundang yang berjibaku dengan para pemenang" Yap bodoh! Aku sadar dan akhirnya belajar. Terkadang langkahku ingin aku untuk berhenti, namun semua idealisme sudah ter-label-kan dengan istilah lain yang bertentangan. Aku masih tetap sendiri, sedang dengan cermin aku enggan berbagi. Jangan Tunduk! Lawan aku dengan berani. Lebih baik maju terus dan gagal, dari pada mundur sebagai pecundang.
Inti dari tulisan ini adalah.. Terserah bagaimana kalian menyikapinya, ini bersifat netral dan yang menentukan bagaimana akan terpola adalah cara berpikir kalian. Realistis atau Idealis ? Adalah pertarungan St.Jimmy dengan KrunK yang hingga kini tak ada akhirnya. Jiwa Ini Telah Lelah
Untuk hitam putihku yang sudah tidak mau menerimaku kembali kedalam lingkarang keseimbangan...
Inti dari tulisan ini adalah.. Terserah bagaimana kalian menyikapinya, ini bersifat netral dan yang menentukan bagaimana akan terpola adalah cara berpikir kalian. Realistis atau Idealis ? Adalah pertarungan St.Jimmy dengan KrunK yang hingga kini tak ada akhirnya. Jiwa Ini Telah Lelah
Untuk hitam putihku yang sudah tidak mau menerimaku kembali kedalam lingkarang keseimbangan...
Langganan:
Postingan (Atom)